Ini yang dilakukan Binance Ke Nigeria, untuk Mencegah Penipuan Crypto

CEO Binance, Changpeng Zhao.
Advertisements

Basis transisi mata uang kripto paling besar di dunia, Binance batasi 281 account pemakai asal Nigeria untuk menahan tindak penipuan dan pastikan keamanan platformnya.

Ada keluh kesah di sosial media, khususnya dari masyarakat negara Nigeria, yang menjelaskan mereka sudah kehilangan akses ke account Binace mereka tanpa keterangan apa saja.
Diambil dari situs thecable.ng, Senin (31/01/2022), CEO Binance Chengpeng Zhao memberi info lewat sebuah surat tertanggal 29 Januari yang diperlihatkan ke masyarakat negara Nigeria, jika 38 % dari account yang terbatasi atas keinginan hukum internasional.

Chengpeng Zhao menambah keputusan limitasi account ini dilaksanakan atas ada kekuatiran dari komune akan ada tindak pencucian uang yang terjadi di basis itu.

“Dengar kekuatiran yang diangkat oleh komune, saya memilih untuk menulis surat untuk mengutamakan kembali loyalitas kami ke Anda. Dengan begitu, proses pelindungan seperti KYC, perlakuan anti pencucian uang, kerjasama dengan penegak hukum, dan limitasi account diaplikasikan untuk pastikan komune kami masih tetap terlindung dan kegiatan penipuan bisa dihindari. Ini ialah pendekatan global yang diaplikasikan setiap negara,” ungkapkan Chengpeng Zhao.

Dalam pengakuannya disebut jika 79 kasus sudah dituntaskan dan transisi terus akan bersambung. Dan untuk semuanya kasus yang tidak berkaitan dengan penegakan hukum akan dituntaskan dalam kurun waktu dua minggu.

Advertisements

Chengpeng Zhao menambah Binance akan menambahkan service konsumen setia, layanan konsumen dan agen resiko dengan pengetahuan yang bagus mengenai pasar Nigeria untuk layani pemakai asal Nigeria.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.